Setiap orang memiliki perpaduan kecerdasan (multiple
Iintelligence) yang unik ini. Dari delapan jenis kecerdasan ini, mana yang bisa
kita (manusia) miliki?Untuk dibilang cerdas atau tidak, biasanya seseorang cuma perlu melakukan tes standar untuk mengukur kecerdasa individu dari seorang psikolog atau pendidik. Syarat-syaratnya dilihat dari IQ, kecerdasan umum, kemampuan kognitif umum dan kemampuan mental umum, semua itu digunakan untuk merujuk kepada ukuran kognitif tes yang mengutamakan evaluasi keterampilan matematika, kefasihan berbahasa verbal dan visualisasi spasial.
Tetapi ada orang-orang jenius dalam bermusik namun buruk dalam hal mengeja atau juga ada seorang ahli bahasa brilian yang dia memiliki masalah dengan perhitungan pecahan? Lantas, bagaimana gagasan standar “kecerdasan umum" bisa berlaku bagi mereka dengan bakat yang begitu nyata, tetapi mungkin tidak memiliki skor yang baik pada tes standar?
Nah,
karena model kecerdasan umum banyak didefinisikan oleh penggambaran
keterampilan yang relatif sempit dan tampaknya benar-benar membatasi ketika
kita berpikir tentang hal tersebut, Dr Howard Gardner, seorang psikolog dan
profesor neuroscience dari Universitas Harvard, mengembangkan teori Multiple
Intelligence (MI) pada tahun 1983.




.jpg)
